Hotline 081908000082
Informasi lebih lanjut?
Home » VISA INDIA » Apakah dari Indonesia ke India Butuh Visa? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Apakah dari Indonesia ke India butuh visa? Jawabannya adalah ya, wisatawan Indonesia pada umumnya membutuhkan visa untuk masuk ke India. Kabar baiknya, pemegang paspor Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dapat mengajukan e-Visa India, sehingga proses pengajuan untuk perjalanan tertentu dapat dilakukan secara online. Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis visa India, syaratnya, dokumen yang perlu disiapkan, visa untuk transit, hingga hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.

Apakah dari Indonesia ke India Butuh Visa?

Jika Anda merupakan warga negara Indonesia yang menggunakan paspor biasa dan ingin melakukan perjalanan ke India untuk berwisata, maka Anda perlu memiliki visa India sebelum melakukan perjalanan. Pemerintah India menyatakan bahwa warga negara asing yang masuk ke India wajib memiliki dokumen perjalanan internasional yang valid serta visa yang sesuai.

Untuk wisatawan Indonesia, salah satu pilihan yang tersedia adalah e-Tourist Visa India dan regular visa. Indonesia tercantum dalam daftar negara yang memenuhi syarat untuk menggunakan fasilitas e-Visa India di mana artinya proses pemuatan visa bisa di lakukan secara online tanpa ribet harus ke kedutaan India. Jadi prosesnya lebih mudah dan menghemat waktu serta biaya. 

Dengan demikian, pertanyaan “apakah dari Indonesia ke India butuh visa?” tidak perlu lagi menjadi kebingungan. Yang perlu diperhatikan justru adalah jenis visa apa yang sesuai dengan tujuan perjalanan Anda dan apakah Anda memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah India.

Sumber resmi Pemerintah India juga menjelaskan bahwa e-Visa tersedia untuk sejumlah tujuan perjalanan, termasuk pariwisata, bisnis, medis, konferensi, serta beberapa kategori lainnya.

Apakah WNI Bisa Mengajukan e-Visa India?

Ya, pemegang paspor Indonesia termasuk dalam negara yang eligible untuk e-Visa India. Nama Indonesia tercantum dalam daftar negara yang dapat menggunakan fasilitas e-Visa pada portal resmi India.

Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi wisatawan Indonesia karena pengajuan e-Visa dapat dilakukan secara online tanpa harus mengandalkan proses visa fisik untuk kategori yang memang memenuhi syarat e-Visa.

Namun, perlu dipahami bahwa eligible untuk e-Visa bukan berarti otomatis mendapatkan visa. Pemohon tetap harus mengisi formulir dengan benar, mengunggah dokumen yang diminta, membayar biaya visa, dan menunggu hasil pemeriksaan serta persetujuan dari pihak imigrasi India.

Sekarang membuat Visa India memang sudah tidak semudah 3 tahun yang lalu. Proses pengajuannya dilakukan secara online menggunakan bahasa Inggris dan terdiri dari beberapa tahapan yang wajib diisi dengan lengkap dan benar.

Tidak hanya mengisi formulir, setelah pengajuan visa dilakukan, dalam beberapa kasus pihak Kedutaan atau imigrasi juga dapat meminta dokumen dan informasi tambahan, seperti rekening koran 3 bulan terakhir, tiket pesawat pulang-pergi, itinerary perjalanan, surat keterangan kerja, dan dokumen pendukung lainnya.

Sekilas memang terlihat cukup ribet, apalagi bagi yang belum pernah mengurus Visa India sebelumnya. Tapi sebenarnya tidak perlu khawatir. Selama semua pertanyaan dijawab dengan benar, data sesuai dengan dokumen, dan persyaratan dipenuhi dengan lengkap, proses pengajuan bisa berjalan dengan lebih lancar.

Namun, kalau kamu tidak ingin repot mengisi formulir dalam bahasa Inggris, bingung menyiapkan dokumen, atau takut salah saat melakukan pengajuan, kamu bisa menggunakan jasa pengurusan Visa India dari travel agent.

Dengan bantuan travel agent, proses persiapan dokumen hingga pengajuan bisa lebih praktis dan kamu tidak perlu menghadapi prosesnya sendirian.

Jadi, sebelum berangkat ke India, pastikan urusan visa sudah dipersiapkan dengan baik. Jangan sampai perjalanan sudah direncanakan, tapi visa malah belum siap. 🇮🇳✈️

Jenis Visa India yang Perlu Diketahui Wisatawan Indonesia

Visa India tidak hanya terdiri dari satu jenis. Jenis visa yang digunakan harus disesuaikan dengan tujuan perjalanan.

1. e-Tourist Visa India

Jika tujuan Anda adalah berlibur, sightseeing, mengunjungi keluarga atau teman, atau melakukan aktivitas wisata yang diperbolehkan, maka kategori yang paling relevan adalah e-Tourist Visa.

Pemerintah India menyediakan beberapa pilihan masa berlaku e-Tourist Visa, termasuk kategori 30 hari, 1 tahun, dan 5 tahun, dengan ketentuan masa tinggal dan jumlah entry yang berbeda. Karena aturan visa dapat berubah, pemohon sebaiknya selalu memeriksa ketentuan terbaru sebelum melakukan pembayaran dan perjalanan.

Untuk pilihan Visa India, tersedia visa dengan masa berlaku 1 tahun dan 5 tahun dengan ketentuan multiple entry.

Visa India 1 Tahun Multiple Entry memungkinkan pemegang visa melakukan kunjungan beberapa kali selama masa berlaku visa, dengan ketentuan maksimal 4 kali kunjungan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk setiap kunjungan, durasi long stay dapat mencapai 90 hari atau sekitar 3 bulan dan wajib keluar india terlebih dahulu . Dan untuk 1 tahun hanya 180 hari atau 6 bulan

2. e-Business Visa

Jika tujuan perjalanan Anda ke India berkaitan dengan kegiatan bisnis yang diperbolehkan, maka e-Business Visa dapat menjadi pilihan. Jenis visa ini berbeda dengan visa turis karena tujuan perjalanan harus sesuai dengan kategori bisnis yang ditetapkan Pemerintah India.

3. e-Medical Visa

Wisatawan yang melakukan perjalanan ke India untuk mendapatkan perawatan medis dapat menggunakan kategori visa medis apabila memenuhi persyaratan yang berlaku. Terdapat pula kategori e-Medical Attendant Visa untuk pendamping pasien.

4. Transit Visa

Bagi wisatawan yang hanya melewati India dalam perjalanan menuju negara lain, situasinya perlu diperiksa secara khusus. India memiliki kategori Transit Visa, termasuk e-Transit Visa dalam skema e-Visa. Untuk mendapatkan E- Visa transit aiport India wajib memiliki visa ke tujuan negara ke 2 setelah India 

Namun, apakah Anda benar-benar membutuhkan visa transit tidak hanya ditentukan oleh fakta bahwa pesawat Anda berhenti di India. Hal tersebut dapat bergantung pada apakah Anda harus melewati imigrasi, mengambil bagasi, berganti terminal, menggunakan tiket terpisah, atau meninggalkan area transit internasional.

Karena itu, jangan langsung berasumsi bahwa setiap transit di India pasti bebas visa. Periksa itinerary, jenis tiket, bandara, maskapai, serta aturan transit yang berlaku sebelum membeli tiket.

Di saran kan lebih baik menggunakan E-visa Tourist 1 tahun atau jika kamu sering bepergian gunakan Evisa India 5 tahun, karena pengurusannya lebih mudah.

Syarat e-Visa India untuk WNI

Salah satu hal terpenting sebelum mengajukan visa adalah memastikan dokumen dan kondisi paspor sudah sesuai.

Secara umum, beberapa persyaratan penting e-Visa India antara lain:

  • Memiliki paspor yang masih berlaku setidaknya 6 bulan pada saat mengajukan e-Visa.
  • Memiliki paspor tersendiri untuk setiap pemohon.
  • Mengunggah halaman biodata paspor sesuai ketentuan.
  • Menyediakan foto terbaru sesuai spesifikasi yang ditetapkan, dengan latar belakang putih.
  • Memiliki dana yang cukup untuk mendukung perjalanan selama berada di India.
  • Mengisi informasi aplikasi sesuai dengan data pada paspor.
  • Memilih kategori visa sesuai tujuan perjalanan.

Persyaratan dokumen dapat berbeda tergantung jenis visa yang diajukan. Oleh sebab itu, jangan hanya mengandalkan checklist dari sumber lama karena ketentuan Pemerintah India dapat diperbarui.

Bagaimana Cara Membuat Visa India Online?

Pengajuan e-Visa India dilakukan melalui sistem online resmi. Secara umum, prosesnya dimulai dengan mengisi formulir aplikasi, mengunggah dokumen, melakukan pembayaran, kemudian menunggu hasil pemeriksaan aplikasi.

1. Siapkan Dokumen

Pastikan paspor dan foto sudah tersedia sebelum mulai mengisi formulir. Persiapan awal akan mengurangi kemungkinan kesalahan saat memasukkan data.

2. Isi Formulir e-Visa India

Isi data sesuai dengan informasi yang tercantum pada paspor. Perhatikan terutama ejaan nama, nomor paspor, tanggal lahir, kewarganegaraan, serta informasi perjalanan.

Pemerintah India menekankan bahwa informasi pada aplikasi harus diisi secara benar. Setelah formulir dikirim, perubahan terhadap data yang sudah disubmit tidak selalu dapat dilakukan dengan mudah.

3. Upload Dokumen

Setelah mengisi informasi yang diperlukan, pemohon perlu mengunggah foto dan dokumen sesuai kategori visa yang dipilih.

4. E-Visa India Gratis

Untuk Visa Turis India, biaya visa resminya dapat berbeda sesuai dengan jenis visa dan periode pengajuan. Untuk beberapa kategori e-Tourist Visa India 30 hari, 1 tahun, dan 5 tahun, terdapat ketentuan biaya visa tertentu dan dalam kondisi atau periode promosi tertentu bisa tersedia tanpa biaya visa.

Namun, jika kamu menggunakan jasa travel agent untuk membantu proses pengajuan visa, biasanya tetap akan dikenakan biaya jasa dan administrasi. Besarnya biaya tersebut berbeda-beda di setiap travel agent, dan umumnya mulai dari sekitar Rp300.000, tergantung layanan yang diberikan.

Jadi, penting untuk membedakan antara biaya visa resmi dengan biaya jasa pengurusan travel agent. Kalau kamu ingin mengurus sendiri, kamu dapat mengajukan melalui kanal resmi. Tetapi jika tidak ingin ribet mengisi formulir online berbahasa Inggris dan menyiapkan dokumen sendiri, menggunakan jasa travel agent bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. 

5. Tunggu Hasil e-Visa

Setelah aplikasi diproses, status visa akan diinformasikan melalui alamat email yang digunakan dalam aplikasi. Pastikan status menunjukkan bahwa Electronic Travel Authorization atau ETA telah diberikan sebelum melakukan perjalanan.

6. Bawa ETA Saat Berangkat

Wisatawan yang telah memperoleh e-Visa disarankan membawa salinan ETA saat melakukan perjalanan. Pada saat tiba di India, dokumen tersebut akan digunakan dalam proses pemeriksaan imigrasi.

Berapa Lama Sebaiknya Mengurus Visa India Sebelum Berangkat?

Jangan menunggu sampai hari keberangkatan untuk mengurus visa. Untuk kategori e-Visa tertentu, Pemerintah India menetapkan bahwa aplikasi dapat diajukan beberapa hari sebelum tanggal kedatangan, dengan jangka waktu pengajuan awal yang berbeda berdasarkan jenis visa.

Walaupun terdapat ketentuan minimum pengajuan, secara praktis lebih aman untuk mengurus visa jauh sebelum perjalanan. Dengan begitu, apabila terdapat kesalahan data, dokumen perlu diperbaiki, atau aplikasi memerlukan pemeriksaan tambahan, Anda masih mempunyai waktu untuk menanganinya.

Tips: Jangan menjadikan batas minimum pengajuan sebagai target waktu ideal. Mengurus visa lebih awal memberikan ruang untuk mengantisipasi perubahan rencana dan kendala administratif.

Apakah Visa India Bisa Didapat Saat Tiba di India?

Banyak wisatawan mengira bahwa visa India bisa diperoleh begitu tiba di bandara. Namun, fasilitas Visa on Arrival India tidak berlaku secara umum untuk seluruh kewarganegaraan.

Menurut portal resmi India, fasilitas Visa on Arrival saat ini diperuntukkan bagi warga negara Jepang dan Korea Selatan, serta kategori tertentu warga negara Uni Emirat Arab. Warga negara dari negara lain yang eligible untuk e-Visa tetap harus mengajukan e-Visa terlebih dahulu dan menunggu ETA diberikan sebelum melakukan perjalanan.

Karena Indonesia tidak termasuk dalam kelompok umum penerima Visa on Arrival tersebut, wisatawan Indonesia sebaiknya tidak berangkat ke India dengan asumsi bisa mengurus visa ketika tiba di bandara.

Bagaimana Jika Hanya Transit di India?

Pertanyaan mengenai visa transit India cukup sering muncul, terutama bagi wisatawan Indonesia yang mendapatkan penerbangan dengan koneksi di Delhi, Mumbai, atau bandara India lainnya.

Transit dan masuk ke wilayah India merupakan dua kondisi yang berbeda. Jika perjalanan mengharuskan Anda melewati pemeriksaan imigrasi India, mengambil bagasi atau check in ulang, berganti tiket secara terpisah, atau keluar dari area transit internasional, kebutuhan visa dapat berbeda dibandingkan transit airside yang tetap berada di area internasional.

India sendiri memiliki kategori Transit Visa, dan portal visa resminya mencantumkan e-Transit Visa dalam fasilitas e-Visa. Namun, kelayakan dan kebutuhan visa harus dilihat berdasarkan itinerary dan kondisi perjalanan masing-masing.

Karena itu, sebelum membeli tiket dengan transit di India, sebaiknya pastikan terlebih dahulu aturan transit yang berlaku untuk rute dan bandara yang digunakan.

Apakah e-Arrival Card India Sama dengan Visa?

Tidak. Ini merupakan salah satu hal yang sering membingungkan wisatawan.

India menyediakan fasilitas e-Arrival Card untuk wisatawan asing dan pemegang OCI Card. Namun, e-Arrival Card merupakan informasi kedatangan dan bukan pengganti visa.

Artinya, jika Anda membutuhkan visa untuk masuk India, mengisi e-Arrival Card tidak membuat Anda otomatis bebas visa. Visa atau e-Visa yang sesuai tetap harus dimiliki apabila memang diwajibkan berdasarkan kewarganegaraan dan tujuan perjalanan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus Visa India

Meskipun proses e-Visa dilakukan secara online, bukan berarti pengajuannya bebas dari risiko kesalahan. Beberapa kesalahan kecil dapat menyebabkan proses menjadi lebih rumit.

Salah Menulis Data Paspor

Kesalahan satu huruf pada nama atau angka pada nomor paspor dapat menimbulkan masalah. Karena itu, selalu cocokkan data dengan halaman biodata paspor sebelum mengirim formulir.

Menggunakan Website Tidak Resmi

Untuk menghindari informasi yang tidak akurat atau biaya tambahan yang tidak perlu, pastikan Anda memahami mana portal resmi Pemerintah India dan mana situs pihak ketiga.

Portal resmi India juga mengingatkan pemohon bahwa layanan e-Visa tersedia secara online dan menyarankan masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengklaim dapat memberikan visa secara cepat atau menjamin persetujuan.

Mengurus Visa Terlalu Dekat dengan Keberangkatan

Mengurus visa pada menit-menit terakhir dapat membuat perjalanan menjadi lebih berisiko. Jika aplikasi membutuhkan perbaikan atau terdapat kendala administratif, waktu yang tersedia menjadi sangat terbatas.

Salah Memilih Jenis Visa

Tujuan perjalanan harus sesuai dengan kategori visa. Jangan menggunakan visa turis untuk tujuan yang sebenarnya membutuhkan kategori visa lain.

Berapa Biaya Jasa Visa India untuk WNI?

Biaya visa India tidak sebaiknya disamaratakan karena nominalnya dapat bergantung pada jenis visa, masa berlaku, kewarganegaraan, serta ketentuan biaya yang berlaku ketika aplikasi dilakukan.

Selain itu, biaya visa juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, wisatawan Indonesia sebaiknya mengecek biaya terbaru pada portal resmi India sebelum melakukan pembayaran.

Jika menggunakan jasa bantuan pengurusan visa, perlu dibedakan antara biaya resmi visa dan biaya jasa pengurusan. Keduanya merupakan komponen yang berbeda.

Apakah Mengurus Visa India Sendiri atau Menggunakan Jasa?

Secara teknis, e-Visa India dapat diajukan secara online oleh pemohon sendiri. Namun, tidak semua wisatawan merasa nyaman mengisi formulir visa, memeriksa dokumen, atau memastikan data yang dimasukkan sudah benar.

Jika Anda belum pernah mengurus visa India, memiliki jadwal keberangkatan yang sudah dekat, atau ingin mendapatkan bantuan untuk memeriksa kelengkapan dokumen, menggunakan jasa pengurusan visa dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.

Yang perlu diperhatikan adalah memilih penyedia jasa yang transparan mengenai biaya, proses, dokumen, serta batasan layanan. Tidak ada pihak yang dapat menjamin bahwa visa pasti disetujui karena keputusan penerbitan visa berada pada otoritas Pemerintah India.

Checklist Sebelum Berangkat dari Indonesia ke India

  • Paspor masih berlaku minimal 6 bulan sesuai ketentuan e-Visa.
  • Visa atau ETA sudah mendapatkan status yang sesuai.
  • Nama pada tiket dan dokumen perjalanan konsisten.
  • Tiket pulang atau tiket lanjutan tersedia.
  • Salinan ETA/e-Visa disimpan di perangkat dan sebaiknya dicetak.
  • Hotel atau akomodasi sudah dipersiapkan.
  • Itinerary perjalanan sudah jelas.
  • Jika transit di India, aturan transit sudah diperiksa.
  • Pastikan bandara atau pelabuhan yang digunakan sesuai dengan ketentuan visa.

FAQ: Visa India untuk WNI

Apakah orang Indonesia ke India harus pakai visa?

Ya. Pemegang paspor Indonesia yang ingin masuk India pada umumnya membutuhkan visa yang sesuai dengan tujuan perjalanan. Untuk wisata, Indonesia termasuk negara yang dapat mengajukan e-Visa India apabila memenuhi persyaratan.

Apakah WNI bisa membuat e-Visa India?

Ya. Indonesia tercantum dalam daftar negara yang eligible untuk fasilitas e-Visa India. Namun, persetujuan visa tetap bergantung pada pemeriksaan dan keputusan otoritas India.

Apakah visa India bisa dibuat online?

Untuk kategori e-Visa yang memenuhi syarat, proses pengajuan dilakukan secara online melalui portal resmi Pemerintah India.

Apakah India memiliki visa on arrival untuk orang Indonesia?

Tidak secara umum. Fasilitas Visa on Arrival India saat ini hanya tersedia bagi kewarganegaraan tertentu yang ditetapkan Pemerintah India. Karena itu, wisatawan Indonesia sebaiknya sudah memperoleh visa sebelum berangkat.

Apakah transit di India membutuhkan visa?

Tergantung kondisi transit. Jika Anda tetap berada di area transit internasional dan tidak melewati imigrasi, situasinya dapat berbeda dengan transit yang mengharuskan Anda masuk wilayah India. Periksa itinerary, bandara, tiket, dan aturan transit sebelum perjalanan.

Berapa lama paspor harus berlaku untuk e-Visa India?

Portal resmi e-Visa India menyebutkan bahwa paspor pemohon harus memiliki masa berlaku setidaknya enam bulan pada saat pengajuan e-Visa.

Apakah e-Arrival Card India menggantikan visa?

Tidak. e-Arrival Card merupakan informasi kedatangan dan bukan visa. Jika Anda diwajibkan memiliki visa, Anda tetap harus memperoleh visa yang sesuai sebelum masuk India.

Kesimpulan: Jadi, Apakah dari Indonesia ke India Butuh Visa?

Ya, wisatawan Indonesia pada umumnya membutuhkan visa untuk masuk ke India. Namun, prosesnya kini relatif praktis karena pemegang paspor Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dapat mengajukan e-Visa India.

Untuk perjalanan wisata, e-Tourist Visa India biasanya menjadi kategori yang relevan, sedangkan kebutuhan visa transit harus diperiksa berdasarkan kondisi perjalanan. Yang paling penting, jangan menunggu sampai hari keberangkatan dan jangan menganggap e-Arrival Card sebagai pengganti visa.

Pastikan juga seluruh informasi pada aplikasi sesuai dengan paspor dan tujuan perjalanan. Dengan persiapan yang tepat, proses administrasi visa dapat dilakukan dengan lebih tenang sehingga Anda bisa fokus mempersiapkan perjalanan ke India.

Butuh Bantuan Mengurus Visa India?

Kalau Anda masih bingung menentukan jenis visa, menyiapkan dokumen, atau tidak ingin mengambil risiko salah mengisi data aplikasi, Anda dapat menggunakan layanan bantuan pengurusan visa India.

SannHoliday menyediakan layanan jasa pembuatan Visa India untuk membantu wisatawan mempersiapkan proses pengajuan dengan lebih praktis. Anda dapat mempelajari detail layanan, persyaratan, serta melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan.

👉 Pelajari Jasa Pembuatan Visa India & Konsultasi Gratis

Jika Anda sudah memiliki rencana perjalanan ke India, sebaiknya urus visa lebih awal agar persiapan perjalanan menjadi lebih nyaman.

Sumber Resmi Visa India

Catatan: Ketentuan visa, biaya, kategori visa, negara yang eligible, persyaratan dokumen, dan aturan transit dapat berubah. Selalu periksa informasi terbaru dari Pemerintah India sebelum mengajukan visa atau melakukan perjalanan.

[1]: https://indianvisaonline.gov.in/visa/tvoa.html?utm_source=chatgpt.com “e-Visa”

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kashmir itu di mana

Kashmir India: Lokasi, Cara ke Sana, Musim Terbaik & Panduan Wisata Lengkap

21 August 2026 28x TIPS PERJALANAN

Kashmir di mana? Pertanyaan ini cukup sering muncul bagi wisatawan Indonesia yang baru mengenal destinasi ini. Kashmir dikenal sebagai salah satu kawasan paling indah di India dengan julukan Crown Of India. Pemandangan indahpegunungan Himalaya, danau, Tulip Garden di musim semi, lembah hijau, hingga salju saat musim dingin. Dalam artikel ini, Anda akan men... selengkapnya

Trip ke kashmir dengan sannholiday

Pilih Tour Ke India Kashmir 2027 mulai dari  Rp 24 Juta-an yang Bisa Dicicil!

27 August 2026 55x INFO TOUR, TIPS PERJALANAN

Sudah lama ingin menikmati keindahan Kashmir, tetapi masih ragu karena biaya perjalanan ke India cukup besar? Tour ke India Kashmir 2027 harga Rp 24 juta-an bisa menjadi pilihan menarik, terlebih jika tersedia opsi cicilan untuk membantu mengatur budget perjalanan secara bertahap. Dalam artikel ini, Anda akan mengetahui alasan memilih paket tour Kashmir, des... selengkapnya

Trip Winter

Open Trip Kashmir 2027: Panduan Memilih Musim Terbaik untuk Liburan Anda

23 August 2026 28x INFO TOUR

Merencanakan liburan ke Kashmir di tahun 2027 tapi masih bingung memilih bulan yang tepat? Anda tidak sendirian. Kashmir memiliki empat musim dengan pesona berbeda, mulai dari ladang tulip yang bermekaran hingga salju tebal di pegunungan. Artikel ini akan membantu Anda memahami karakter setiap musim, sehingga Anda bisa menentukan jadwal open trip Kashmir 202... selengkapnya

PT.Sannjaya Anugerah Wisata

pakettourkashmir.com merupakan brand spesialis perjalanan wisata ke Kashmir, India, yang dimiliki dan dikelola oleh PT Sanjaya Anugera Wisata (SannHoliday).

Nomor Induk Berusaha: 0002840535

 

Member Of Astindo.

Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies.

Since 2020

Our Office.

Jl. H. Agus Salim Siregar, Jl. Karang Sari No. 222, Sari Rejo, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20157, Indonesia.

E-mail: sannholidayindiaofficial

Online: Senin-Sabtu 08:00 – 17:00

Contact Us.

Hotline:+62 819 0800 0082

Admin:+62 819 0800 0082

Email: sannholidayindiaofficial@gmail.com

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.